ads

Sabtu, 31 Desember 2011

Enrique Kini Bisa Santai Menikmati Panettone & Pandoro

FOTO:(Ilustrasi Panettone)
 

Roma - Kemenangan AS Roma di laga terakhir 2011 bak mengangkat beban Luis Enrique untuk sementara. Allenatore Roma itu sekarang akan berleha-leha seraya mengudap panettone & pandoro.

Semenjak menangani Roma musim panas lalu, Enrique berada di bawah tekannan besar menyusul performa dan hasil-hasil kurang memuaskan yang dituai Giallorossi.

Sampai dengan tahun berganti nanti, Enrique setidaknya bisa bernafas lega karena sudah sukses menutup tahun 2011 dengan kemenangan setelah Roma menundukkan Bologna 2-0 di Stadio Dall'Ara, Kamis (22/11/2011) dinihari WIB.

"Aku pikir ini adalah penampilan terbaik musim ini, dengan keseimbangan bagus antara dua fase permainan," ujar Enrique di Football Italia.

Kemenangan tersebut juga membuat Roma berhasil mengoleksi tujuh poin dari tiga laga terakhirnya di 2011. Ini semakin membuat Enrique bisa menikmati jeda musim yang ada.

"Kini aku memasuki jeda musim dingin dengan santai, di mana aku bisa makan panettone (sejenis roti manis khas kota Milan --red) dan pandoro (roti tradisional Italia yang terbuat dari ragi manis dan populer saat Natal dan Tahun Baru --red) karena cuma sedikit yang percaya aku masih akan memiliki pekerjaan ini saat Natal," ujarnya santai.

'Conte Kembalikan Juve ke Level Sebenarnya'

FOTO:Reuters
 
Turin - Apiknya performa Juventus di Seri A sampai saat ini mendatangkan pujian untuk Antonio Conte. Ia disebut telah mengembalikan Juve ke level sebenarnya.

Juve saat ini mengoleksi nilai sama dengan AC Milan di klasemen sementara, yakni 34. Kendati kalah dalam urusan selisih gol, Bianconeri masih tetap satu-satunya tim yang belum terkalahkan musim ini. Catatan itu setidaknya menjadi nilai plus tersendiri.

Pujian pun datang dari mantan pelatih Juve sekaligus mantan rekannya kala bermain dulu, Ciro Ferrara, yang menyebut Conte telah menunjukkan determinasi dalam melatih sehingga menular ke tubuh skuadnya.

"Apa yang Conte perlihatkan dalam kariernya yang masih tergolong singkat, telah menarik minat semua orang," ujar Ferrara di Football Italia.

"Dia telah memenangi dua kali promosi ke Seri A (bersama Bari dan Siena) dan dia sudah membuat impresi dengan hasrat, komitmen, dan determinasinya."

"Dia telah menyatu dengan Juventus dan saya bahagia melihatnya. Bianconeri sudah kembali ke level yang seharusnya."

Sebagai pemain, Conte telah merasakan berbagai gelar besama Juve. Di antaranya adalah satu gelar Liga Champions dan lima scudetto dalam kurun waktu 1995 hingga 2003.

Lamela: Roma Targetkan Tiga Besar

Roma - Erik Lamela mengungkapkan target AS Roma di akhir musim ini. Giallorossi memasang target finis di posisi tiga besar demi bisa masuk ke Liga Champions musim depan.
Roma mulai kembali meraih kemenangan sebelum Liga Italia memasuki jeda musim dingin. Dua kemenangan atas Napoli dan Bologna itu masih menempatkan mereka di posisi tujuh klasemen dengan nilai 24.

Masih jauh dari posisi tiga besar membuat I Lupi harus bekerja keras di paruh kedua nanti. Hal itu benar disadari oleh Lamela. Pemain 19 tahun itu mungkin bisa jadi salah satu kunci Roma untuk memenuhi target tersebut. Lamela yang didatangkan dari River Plate pada bursa transfer musim panas lalu itu mulai menunjukkan kontribusinya.

Nocerino Bukan 'Striker Dadakan' Rossoneri

FOTO:AFP/Fabio Muzzi
Milan - Musim ini di AC Milan, cuma Zlatan Ibrahimovic yang mencetak gol lebih banyak dari Antonio Nocerino. Meski dipuji atas penampilannya itu, Nocerino tak besar kepala dan memilih merendah saja.

Nocerino adalah pendatang baru di San Siro setelah ia ditransfer dari Palermo di penghujung bursa transfer. Awalnya ia hanya dipersiapkan sebagai back up Gennaro Gattuso atau Mark van Bommel, meski kini justru Nocerino mencuri perhatian Milanisti.

Ia sudah tampil sebanyak 20 kali di seluruh kompetisi dan menyumbang enam gol yang semuanya dicetak di Seri A. Tiga dari enam gol itu ia borong kala Milan menang 4-1 atas Parma. Nocerino pun sudah membuat Massimo Allegri terkesan dan tak heran ia selalu jadi langganan starting eleven.

Old Trafford Bakal Jadi Mimpi Buruk Blackburn

FOTO:Reuters
Jakarta - Blackburn Rovers memang sukses mencuri angka dari Liverpool di Anfield kemarin. Namun, akhir pekan ini The Rovers boleh jadi akan menemui "mimpi buruknya" di Old Trafford, yakni Manchester United.

Blackburn yang berada di dasar klasemen dan pelatihnya, Steve Kean, sedang menghadapi ancaman pemecatan, secara mengejutkan mampu menahan Liverpool 1-1 di kandang lawan pada laga Boxing Day.

Satu poin itu tentunya bagus untuk modal mereka menghadapi raksasa Inggris lainnya di penghujung tahun 2011, yakni MU, Sabtu (31/12) malam WIB besok.

Namun Blackburn harus lebih banyak berdoa agar mereka bisa mencuri angka seperti awal pekan lalu, karena rekor tandang mereka yang buruk dan juga saat melawan MU.